Jumat, 14 September 2012

"menerimamu apa adanya"

jaman-jaman pacaran pasti banyak deh cowo yang ngomong dan gombal "sayang, kamu mau gimana pun, aku pasti terima kamu apa adanya" ya kan? nah dikasus saya, janji ini terbukti secara nyata tanpa banyak bicara.

seperti yang saya ceritakan disini Dalam keadaan hamil, bau, jerawatan, item, suami masih mesraaaaa banget tanpa keluhan, mungkin ini biasa aja untuk kebanyakan orang, tapi bersihin muntah istri pake tangannya sendiri?

Ini adalah sepotong cerita yang bakalan saya ceritain pada anak cucu saya dengan sebuah kebanggaan.

pas hamil 5 bulan, masih sering mual dan muntah. Lagi nonton dikamar bareng suami, saya tiba-tiba mual pengen muntah. saya lari cepet-cepet ke kamar mandi yang jaraknya lumayan jauh dari kamar.
Diruang tengah, muntah itu dah ga ketahan lagi, saya lari sambil muntah, jatohlah saya, keras banget! Jatoh karena kepeleset muntahan saya sendiri.

denger suara keras dan jritan istrinya, suami lari dari kamar terus angkat badan saya yang dah penuh muntahan, terus dia bilang "astagfirullah bun, Ya Allah bun, sini-sini jangan nangis, ga apa-apa" terus dia angkat saya kekasur, diperiksa seluruh badan saya dan memastikan ga ada luka lebam dan pendarahan. Dengan telaten dia gantiin baju penuh muntah itu dengan baju bersih. terus saya bilang sambil nangis "ayah itu muntahnya dilantai banyak banget, maafin ya, ga usah dibersihin, besok aja sama bunda", dia bilang "udaaaah ga usah dipikirin, bunda istirahat aja, lain kali bundanya hati-hati, ayah beli makanan dulu ya, tadi makan malem bunda keluar semua dimuntahin"

lalu ayah keluar untuk beli makanan. pulang-pulang dia siapin makanan, terus ambil tissu, lap pel, ember ke kamar mandi belakang. saya sambil makan dikamar, bisa ngeliat dia dengan jelas, dengan telaten, dia bersihin muntah saya yang menjijikan dan bau itu pake tisu, dengan tangannya sendiri, dia pel sampai bersih...
Subhanalloh, ga ada keluhan sama sekali, tidak menggerutu sedikit pun, dia mau dengan sukarela, menurunkan ego ke "lelakian" nya dengan hal menjijikan yang dibuat istrinya.

saat saya hamil, gendut, dengan muka dan badan yang ga ada sexy2nya, cantik2nya tanpa mengkeritik dan tanpa bicara "bun cepetan dong turunin berat badannya, urusin dong jerawatnya" dia ga banyak minta tuh, malah saya yang bilang "ayah, bundanya jelek gini, ayahnya masih sayang ga?" dia jawab "ya sayang atuh bun, masa sayang cuman diukur dari gendut atau jerawatan aja, sayang karena bundanya, ga apa2 ko, bundanya tetep cantik, nanti kalau dah lahiran baru perawatan aja ya"

"menerimamu apa adanya" dalam arti yang sebenarnya...im thankful for that
hal serendah membersihkan muntah menjijikan aja, dia mau melakukannya buat saya, terus apa lagi yang harus saya minta pada suami untuk meyakinkan diri sendiri bahwa dia bersedia mengurus saya lahir batin? What else would i ask? ooooh Ya Allah, he's more than i expected...Terima kasih ya Allah, kehendakmu atas jodohku sungguh luar biasa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar