Minggu, 14 Oktober 2012

"Me Time"

ibu-ibu seantero jagat raya kayanya tau deh gimana susahnya punya waktu untuk diri sendiri setelah punya anak, terutama diawal-awal melahirkan. susah mempunyai waktu untuk diri sendiri ini saya juga rasakan setelah saya punya anak, khususnya diawal-awal tumbuh kembang anak...

seperti yang saya ceritakan sebelumnya, setelah saya menikah, saya diboyong sama suami ke pulau indah nan sepi yang disebut pulau bangka di kepulauan bangka belitung. selama hamil dan melahirkan saya "numpang" tinggal disana. Dikota tersebut saya hanya ditemenin suami, dan si kecil tanpa bantuan pembantu. kenapa ga pake pembantu? karena nyari pembantu disana susyah, tapi saya bersyukur ga pake pembantu, karena saya puas "bonding" dengan anak saya, dari bangun sampai tidur sampai bangun besok paginya lagi, neisha dalam pengasuhan saya.

Nah, saya si ibu baru ini tuh panikan banget, anak rewel dikit, panik! panas dikit,panik! wah pokonya awal-awal masa kehidupan neisha diisi oleh kepanikan emaknya deh hihihi, tapi disinilah sebagai seorang ibu saya "dipaksa" untuk cepat belajar dan tanggap...belajar bagaimana menangani anak sakit, anak rewel, apapun! iya, apapun saya jadi berusaha belajar lebih banyak. belajar dari teman yang lebih berpengalaman, banyak tanya sama dokter, googling, samapai baca bermacam-macam buku parenting. kalau ga belajar dan banyak tanya, saya mau gimana?lah wong tinggal dipulau antah berantah tanpa ada bantuan orangtua atau saudara.

karena saya menangani semuanya sendiri, otomatis waktu untuk memanjakan diri sendiri pun kurang, hmmm bukan kurang sih, GA ADA tepatnya ;p
pagi bangun, masak untuk sarapan suami, suami berangkat kerja saya mandiin neisha plus menyusui hingga dia tidur, neisha tidur saya mencuci, sambil masak, sambil bersih-bersih rumah, sambil gosok kamar mandi, sambil strika, sambil cuci piring, sambil rapihin lemari, sambil nyapu, sambil pel, sambiiiil *kemudianPingsan* hahahah multitasking yes?berasa punya 6 tangan, 10 kaki, dan beribu2 energi.
mungkin unutuk kebanyakan ibu-ibu muda baru, hal ini terlihat biasa, tapi untuk saya, si hana yang ga terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga dan dulu pas mudanya hanya mengandalkan mamah dan pembantu, pekerjaan sebagai istri, ibu baru, ibu rumah tangga yang jobdesknya seabreg-abreg dan waktu kerjanya 24 jam itu luar biasa bikin leklok bin pengkor.

oh iya, balik ke masalah "bonding" dengan anak, saya adalah salahsatu ibu yang beruntung, walaupun harus "mengorbankan" seluruh waktu saya untuk mengurus, menyusui, menjaga neisha setiap harinya, tapi semua itu terbayar lunas dengan melihat keajaiban-keajaiban tumbuh kembang neisha setiap harinya beuuuuuuuh priceless!!!ga bisa dibayar dan digantikan oleh apapun.
me time diawal2 neisha lahir? GA ADA! untuk kesalon?untuk spa?facial?baca novel? ga ada waktu dan ga tega banget ninggalinnya. beres kerjaan satu, kerjaan lain masih numpuk, gimana mau santai baca novel?-__-
kalau kesalon atau spa sih mungkin bisa, kalau suami libur disabtu atau minggu sebenernya saya bisa curi-curi waktu untuk bersantai tanpa "nenteng" neisha kemana-mana tapiiii dibangka ini ga ada salon yang enak kaya dibandung, trus kalau disalon kan enaknya tuh ga mikirin apa2 relaks, bisa perawatan disalon dari pagi ampe sore, nah ini gimana mau lama or relaks?otak pikirannya anak mulu.

saat-saat "me time" ini bisa saya rasain kalau lagi pulang kampung kebandung, sekitar 3 bulan sekali. dari mulai nyalon (walau keburu-buru dan bentar), atau main dan nonton sama suami (walau nunggu neisha tidur malem dulu dan nitipin neisha ke mamah or mertua).pas neisha tambah gede, kadang suka nitipin neisha juga ke orang tua kalau saya ada keperluan keluar rumah, walaupun ga lama-lama amat karena masih menyusui.

nah, akhirnya "me time" ini bisa puas saya rasain setelah neisha 2 taun (udah ga menyusui) dan punya ART (asisten rumah tangga). sebenernya rencana punya ART ini kalau saya udah hamil anak ke-2 tapiii karena makin gede neisha makin lincah dan makin susah diatur, cape dan repot banget kalau kerjaan rumah tangga sama ngurus anak saya handle sendiri.
Si ART ini sih sebenernya lebih bantu saya buat ngerjain urusan rumah tangga kaya masak, nyuci, strika, beres-beres rumah dll, kalau soal pengasuhan neisha masih saya yang pegang, tapi kalau saya ada acara keluar, pergi-pergi bareng temen, mau menghabiskan waktu seharian disalon, atau yang paling penting mau pacaran sama suami seharian atau berhari-hari si ART ini bisa dititipin buat jagain dan ngurus neisha. ART ini baiiiik banget, telaten, jujur, jadi saya ga terlalu khawatir neisha diurus dia.

"me time" ini penting banget loh sebenernya, sebagai waktu istirahat atau waktu berlibur untuk ibu rumah tangga. walaupun sebenernya suami bisa diandalkan untuk nitip anak sebentar pas libur tapi toh suami juga butuh "me time" atau waktu istirahat untuk dirinya sendiri setelah setiap hari kerja. masa iya dari senin sampai jumat udah kerja, sabtu minggunya ditugasin buat ngurus anak. waktu libur suami bagusnya main bareng anak dan keluarga bukan ngasuh anak, kasian dong :)

"me time" juga saya ibaratkan sebagai kado untuk diri sendiri setelah mengurus rumah tangga dan anak, bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. kado untuk memanjakan diri sendiri, mempercantik diri sendiri tanpa memikirkan uang yang harus dikerluarkan atau terburu-buru waktu. entah itu belanja atau nyalon yang penting refresing.
karena kalau kekurangan me time kadang kita jadi jenuh, gampang marah dan BT2an, nanti yang kena imbas keBTan dan kemarahan toh anak dan suami juga, kasian kan? jadi me time tuh penting untuk merasa punya waktu untuk diri kita sendiri, biar lebih fresh, lebih percaya diri, lebih bahagia :D

"me time" ini juga melatih anak dan ibu sebetulnya.
melatih ibu biar bisa percaya sama orang lain dalam hal pemantauan terhadap anak, melatih diri sendiri untuk "melepas" anak untuk menghadapi dunianya sendiri (ngga ngintil mulu anak kemana), yaa belajar untuk ngga terlalu mengontrol anak lah, walau tetep diawasi.
untuk anak, dengan sebentar jauhan sama ibunya, dia dilatih lebih mandiri dan ga terlalu berketergantungan sama ibunya, ga nempel mulu sama emaknya, jadi bisa lebih bersosialisasi.

yap, ada masanya ibu baru tuh kehilangan waktu untuk dirinya sendiri, tapi ini untuk sementara, bukan untuk selamanya. dibanding bete2an lebih baik menikmati setiap proses pertumbuhan anak, karena masa-masa itu tidak akan terulang lagi. anak itu tumbuh dengan sangat cepat sampai akhirnya kita merindukaan saat2 bersama mereka, tetapi mereka sudah dewasa dan punya waktu untuk diri mereka sendiri.
semua ada waktunya, dan "me time" akhirnya sekarang bisa saya rasakan tanpa harus kehilangan waktu berharga bersama anak...

Welcome to Our Family Bibi :*


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar