Rabu, 05 Desember 2012

berdoa berusaha dan berserah

selamat soreeee....
hari ini lumayan meriang bergelinjang nih hihhi
Alhamdulillah, dinikmatin aja setiap prosesnya hingga 8 bulan mendatang.

mau mengutarakan sedikit pendapat (bukan berdebat)
alm. mamah saya dulu pernah bilang "kalau minta doa harus spesifik" katanya

nah kebetulan beberapa bulan yang lalu saya bertemu dan berbicara dengan seseorang mengenai "doa" disuatu acara.
begini katanya.
"kita mah pasrah aja, berserah apapun kehendak Allah, berdoa ya berdoa aja, ga perlu spesifik2 amat, toh Allah maha tau"
"sedekah ya sedekah aja, toh itu udah jadi pahala, kalau masalah minta doa sama yang disedekahin itu ga perlu, keliatannya kasih uang buat beli doa"
"berdoaaaaa terus, lebih baik bekerja, kalau ga usaha mah semua doanya sia-sia"

mohon maaf nih ya, ini sih pendapat saya aja...
saya inget kata-kata mamah saya "kalau berdoa harus spesifik"
sama aja kaya kita minta uang sama orang tua.
"mah minta uang dong" nah ini kira-kira dikasih ga?
kemungkinan terbesar dikasih uang kalau kita spesifik mintanya atleast jelas!
"mah minta uang, 10 ribu, buat ongkos" gitu katanya

nah ada yang nyeletuk "berdoa ya berdoa aja, ga spesifik pun Allah maha tau apa yang kita mau"
iya setuju banget, Allah maha tau apa yang hambanya butuhkan, tapiiiii emang ada salahnya berdoa spesifik apa yang kita mau? kalau gitu untuk semua keinginan bisa kan hanya baca bismillah? lah buat apa ada doa makan, mau tidur, keluar masuk masjid, doa untuk orang tua, doa memohn kesembuhan, doa diperlancar rezeki.
setau saya, dengan ilmu keislaman yang dangkal ini, islam dan Al-Quran bukan hanya mengajarkan siapa tuhan kita, tapi ajarannya luaaaaaas, mengatur segalanya, mengatur kehidupan, mengatur cara beribadah dan lain-lain. dengan kata lain islam itu spesifik, detail, rinci, jadi apa salahnya kita berdoa spesifik walau sesungguhnya kita mengetahui Allah maha mengetahui kebutuhan dan keingina umatnya.

masalah NIAT, entah itu saat sedekah ataupun zakat.
entah benar atau tidak, saya hampir selalu meniatkan didalam hati keinginan saya.
pamrih sama Allah? hemmm saya tidak bermaksud pamrih, tapi niat saya hanya meminta keridhoan Allah untuk mengabulkan hajat atau keinginan saya melalui sedekah. boleh? sejujurnya saya tidak tau.
tapi saya ingat, setiap sholat, kita mengucapkan niat sholat kan? sahur, kita mengucapkan niat untuk berpuasakan? ya tentu NIAT hanya karna allah, keridhaan Allah, meminta keberkahan dan amal ibadahnya diterima (nah ada kata minta lagi tuh).

salahkan kita meminta pada Allah? setau saya justru Allah menyayangi hambanya yang senangtiasa meminta, Allah memerintahkan kita untuk sholat, berpuasa, dan berdoa. ya, berdoa, memohon apapun kepadanya. hal inipun saya baca diberbagai buku salahsatunya buku ust yusuf mansyur dan ippho santosa. tidak ada salahnya meminta dan terus meminta. berbedakan antara tidak bersyukur, tidak puas sehingga meminta terus dengan meminta karena kita memang percaya Allah mengabulkan dan karena Allahlah yang memerintahkan kita untuk terus selalu meminta kepadanya.

Bolehkan bersedekah lalu meminta doa pada yang kita beri sedekah? sejujurnya saya juga tidak tau.
tapi saya hampir selalu begitu, pamrih? tidak, tentu tidak, tentu bersedekah saja sudah pahala, tapi niat saya bersedekah bukan untuk "memerintahkan" orang tersebut mendoakan saya, tapi "meminta" tolong agar saya didoakan.
contohnya, memberikan zakat dan sedekah pada anak yatim. persoalannya cukup sampai disitu. niat saya sedekah dan zakat hanya karena Allah. nah meminta doa lain halnya, justru bukannya sesama manusia harus saling mendoakan? dan kebetulan saya bertemu dengan adik-adik yatim piatu itu, terlarangkah saya minta bantuan untuk sekedar berdoa untuk saya? apakah ada bedanya dengan saya bilang pada teman "eh, doain ya saya lagi ada hajat blablabla" sama sajakan? tapi tentu doa dari anak yatim ini memang ijabah, seijabah doa seorang ibu...insyaallah..lagi pula lebih banyak yang mendoakan lebih baik kan ;)
adapun pendapat serupa dari seorang ustad bisa dilihat disini

masalah kita berdoaaaa terus tanpa usaha, tentu kurang afdol
masalah kita usahaaaaa tanpa berdoa, mungkin berhasil tapi apa berkah?

ya mungkin berdoa dan berusaha jawabanya, toh Allahpun bukan hanya memerintakan kita hanya berdoa, bersedekah, lalu duduk diam saja.

saya minta doa sama anak yatim "doain saya banyak rezeki ya" walaupun saya tau bersedekah menambahkan rezeki, terlarangkah saya meminta didoakan?
justru apabila ia ikut mendoakan, ia sedang membantu saya mendapatkan lebih banyak rejeki sehingga bisa lebih banyak bersedekah iya kan? lah gimana mau sedekah kalau ga punya uang? ya pasti minta doanya biar banyak rezekilah hihihhi

apapun itu, berdoa spesifik atau tidak, bersedekah ikhlas atau tidak, pamrih atau tidak. semua berpulang pada penilaian Allah, manusia mah cuma bisa menerka-nerka. yang penting jangan cuma ngomongin orang yang sedekah dikiranya pamrih tapi dia sendiri ga sedekah, udah dosa ngomongin orang (suudzon), ga sedekah pula ngihihihi just kidding guys.

kata alm. mamah saya
tugas kita tinggal berdoa (spesifik), berusaha (bersedekah,bekerja dll), lalu pasrah :)

mohon masukan dan keritikannya bila ada yang salah, tentu karena saya memang bukan ahli agama.
kesempurna hanya milik Allah, kekurangan itu milik saya (bunda dorce sorry copy paste ya hihi)


1 komentar:

  1. Assalamualaikum
    Setuju mb
    Ikhlas itu yg bisa tau hanya ALLAH
    kita hax berusaha IKHLAS
    yg pntg kt mnjlnkn perintahNYA
    Untuk doa spesifik itu lebih baik,,,asal jgn kita mendikteNYA
    klo doa g spesifik itu mah malas

    Wasalam
    Idadedabes

    BalasHapus