Selasa, 05 Januari 2016

Calon penulis terkenal, aamiin

Postingan ini mengendap didraft hampir 3 bulan lamanya. Blah! Pemalas...

Hemm ga apa2 lah diposting dibanding ga sama sekali.

Teteh neisha yang pemalu dan cenderung pendiam ini (iya, pendiem mirip banget sama ibunya, kalo lagi ngunyah :p) susaaaaah bgt klo ditanya-tanya soal kegiatan disekolah,
Mamak: "teh, disekolah tadi belajar apa aja?"
Neisha: "Sholat dhuha, belajar, makan, pulang" 
Mamak: "iya, belajarnya apa?" 
Neisha: "Banyak" 
hzzzzzz selalu ky gitu, ih! 

Nah cari cara lah gimana biar ni anak yg lbh seneng "bekerja" dalam diam dibandingkan ngomong ini mau cerita. Beberapa bulan yang lalu semenjak naik kelas ke TK B, emmm kurang lebih 4 bulanan yang lalu teteh neisha lg seneng bgt nulis ini itu. Akhirnya saya bilang "teh, teteh nulis dong tadi disekolah ngapain aja, trus temennya siapa aja, miss2nya disekolah ada siapa aja, eh ternyata dia mau...mulai lah semenjak hari itu, dia mau cerita, walau lewat tulisan. Ini beberapa contoh awal-awal dia "curhat" lewat tulisan.

Ntar udah lancar bgt nulisnya, bunda bikinin blog deh teh, trus nanti klo teteh udah lebih dewasa, teteh bisa terbitin buku sendiri aamiin...

Sebenernya si neisha ini ceria dan cerewet minta ampun (walau cuma dirumah) bisa cerita panjang lebar klo mau tidur malem, disaat emaknya udah nguap2 segede kudanil.

Saya jg ga mau marah mengenai sifat pendiamnya, karna walau pendiam, teteh neisha ini sangat mandiri dan berani tampil di depan umum, mengaji dan menari sekalipun. Dia hanya sedikit sulit berinteraksi dalam tanya jawab, karna klo ditanya orang lain apa lagi yg baru dikenal pasti diem (mungkin malu, mungkin jg takut salah jawab). Ga jauh2 lah sama kelakuan ayahnya, ga terlalu banyak ngomong, apalagi klo sama orang baru dikenal, apa mau dikateee, buah ga jatuh jauh dari pu'unnya. 

Oh iya, Alhamdulillah teteh neisha semester ini ranking 1 di kelasnya dan seperti biasa tanggapannya dataaaaar hahhaahha...
"Selamat ya teteh, juara 1"
"Iya, makasih" dengan muka datar tanpa ekspresi hahahahha

Bagus lah, memang kami, ayah dan bundanya terutama, tidak membesar2 kan hal2 seperti itu (walau tetap mengapresiasi), menang ini, menang itu, juara ini, juara itu. Klo menang Alhamdulillah, ga menang ga masalah. Life is not about a destination but a journey, rite? Bukan tujuannya (menangnya) tapi prosesnya (belajarnya) yg kami ingin teteh menikmatinya.
Setiap mau perlombaan apapun, saya ga pernah bilang "harus menang ya teh" saya dan suami selalu bilang "good luck teteh, HAVE FUN" 
Karna akan selalu ada pengalaman baru disetiap peristiwa baru.

Pernah suatu saat saya marah pada saat neisha lomba disuatu acara diluar sekolah "neisha, kerjain!" Karna melihat neisha hanya diam saja, eh dia malah badmood "teteh ga tau harus digimanain ini, kan belajar bun" katanya. Duh, kapok, ga lagi2 push dia ky gitu :(

Bukan ingin mengurangi sifat kompetitif seorang anak, tapi hanya ingin ia menikmati prosesnya sendiri, percaya diri tanpa harus terbebani dgn penilaian dan standar "bagus" orang lain. Harus lebih baik dari orang lain, harus menang, harus blablabla yg berakhir dengan sifat iri, dengki, egois, ga mau kalah, ah ga lah. 

Setiap orang tua patut bangga pada anaknya karena setiap anak unik, setiap anak berbeda, setiap anak luar biasa, setiap anak ISTIMEWA. Yes you are teteh neisha :*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar