Senin, 02 Januari 2017

Horeee Ibra disunat

Berhubung ini adalah kali pertama saya punya bayi laki2 (sebelumnya 2 perempuan) makaaaa ada rasa panik yg sedikit alay ketika harus membersihkan alat kelamin anak saya. Awal2 lahir, saya hanya membersihkan sekedarnya, dibasuh air dan dilap, lalu? Ya sudah hahah...
Pengalaman pertama kalinya saya membersihkan secara "benar" itu ketika ibra berumur 2 bulan, itupun karna diajarkan kakak saya (teteh) yg lebih berpengalaman. Jadi selain dibersihkan air dan dilap, si-kulup-nya pun harus dibersihkan, dengan cara ditarik kebelakang/ kedalam sehingga kotoran2an dan lemak2 yg ada didalamnya bisa dibersihkan. Contoh cara membersihkannya bisa diliat di artikel berikut https://rahasiakulitanda.com/tag/cara-membersihkan-smegma/

"Dok, ibra bagusnya di khitan kapan ya?" Tanya saya pada dokter erman, dokter anak di hermina pasteur.
"Secepatnya lebih baik bu, klo perlu sesaat setelah lahir" katanya
"Hah? Kenapa dok? Ibra udah 4 bulan nih, bagusnya kapan ya?" Tanya saya lagi
"Soalnya klo masih bayi, dia blum peka terhadap rasa sakit, nih disuntik imunisasi aja nangis bentar aja kan. Ibra disunat aja secepatnya, klo bisa sebelum 6 bulan, saat dia belum banyak gerak, belum bisa tengkurap" katanya.

Sebagai referensi lain mengenai umur berapa anak sebaiknya di khitan jg saya dapat dari artikel berikut https://cantik.tempo.co/read/news/2016/12/16/332828270/kapan-usia-yang-tepat-untuk-menyunat-anak

Adapun sebuah hadish mengenai cucu nabi Muhammad yang berbunyi: "Rasulullah melaksanakan aqiqah untuk Al Hasan dan Al Husein serta mengkhitan mereka berdua pada hari ketujuh kelahiran“ (H.R Baihaqi 8/324)

Ke-kepo-an saya soal khitan/ sunat anak ini gara2 beberapa kasus saudara dan teman2 saya yg punya anak cowo. Suatu hari temen saya yang anaknya baru 9 bulan cerita kalau seminggu sebelumnya anaknya di operasi di bagian kelaminnya, katanya karna ga bisa kencing akibat fimosis, jadi kulup nya menutupi jalan air seni, jd air seninya tertahan didalam, karna apa? Karna banyak lemak atau kotoran yg menumpuk pada kulit kulup penis. Bingung ga? Bagus lah klo bingung, saya yg jelasinya aja bingung hahahah nah dibanding bingung saya sertakan link mengenai fimosisnya.
"Anak lu mending sunatnya cepetan deh, dibanding kaya anak gw, kasian. Ntar makin ribet jg klo dah kena fimosis. lagian klo nunggu anak dah gede, sd misalnya, dia kan dah ngerti tuh, pasti takut mau disunat" katanya

Ga berapa lama, datang lah seorang saudara yg baru mengkhitan anaknya yg berusia 3 bulan kerumah. Saya tanya2 mengenai pengalaman khitannya. Ternyata sekarang ada teknik khitan terbaru yang lebih canggih dari teknik laser. Katanya minim sakit, tanpa berdarah dan bisa langsung berkegiatan, namanya khitan sistem "smart klamp" penjelasannya ada di artikel ini ya http://health.kompas.com/read/2011/05/04/08154831/Sunat.Lebih.Nyaman.dengan.Smart.Klamp.

Eh Ternyata tempat khitannya deket rumah, ada di "rumah sunatan" cimahi, webnya ini ya http://www.rumahsunatan.com/cimahi.php 

Tempat khitannya enakeun, ga serem, ada tempat bermainnya, ada kolam renangnya segala, cocok bgt buat bawa anak2 yg dah parno duluan sama kata2 "disunat" 



Jadi datanglah ibra bersama rombongan srimulat ke rumah sunatan. Malam sebelumnya saya sudah ajak ibra ngobrol, ya walau baru umur 4 bulan tapi katanya bayi bisa ngerti dikit2 apa maksud dari yg kita omongin.
"Ibra yg sholeh ya, sehat ya sayang, besok kita mau bikin si jalu lebih bagus, sakit sedikit tapi nanti bentuknya paripurna loh" hahahah

oh iya untuk biaya sekali khitan itu sekitar 1.400.000an (ya iya laaaaah sekali, emang mau berapa kali dipotong itu burung euy, pernyataan macam apa ini!)

Berhubung saya hoream nulis mengenai cara perawatan setelah khitan dengan sistem smartklamp ini jd baca aja di artikel berikut ini ya http://m.kompasiana.com/smartklampmurah/tips-perawatan-sunat-sehat-smartklamp_552a644b6ea8344e4a552d0e


Alhamdulillah, proses khitan ibra lancar, walaupun agak lama karna diluar dugaan saya ternyata sudah ada gejala awal fimosis/ pelengketan walau sedikit, untung aja cepet di khitan. doain ibra sehat terus ya om dan tanteee...

Makasih papa dan papap mertua yg udah nganterin :*


Woohoooo, selamat ibra😘 bentuk baru di tahun yang baruuuuu😍

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar